cerita rakyat

4 Cerita Rakyat Pembawa Cerita Moral Terbaik

Cerita rakyat bukan sekedar dongeng pengantar tidur bagi si kecil. Namun juga bisa menjadi perantara untuk memberikan pelajaran moral secara tidak langsung. Anak dapat menyerap ya dengan mudah karena disampaikan dalam bentuk dongeng. 

Ibu atau ayah bisa memberikan berbagai  cerita pendek sebagai pengantar tidur. Mulai dari kisah pendek karangan sendiri hingga cerita pengalaman yang pernah dialami. Kebiasaan mendongeng bisa dimulai semenjak anak masih dalam kandungan. 

Cerita Rakyat Asli Indonesia

Selain membuat dongeng sendiri, Anda juga bisa mengenakan legenda asli dari Indonesia. Ada banyak pesan moral yang bisa diambil dari kisah tersebut sekaligus mengenakan kebudayaan Indonesia. Untuk kali ini akan dijelaskan 4 cerita rakyat yang bisa dikenakan terhadap buah hati Anda. 

Malin kundang 

Cerita Malin Kundang merupakan salah satu dongeng paling populer di Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat. Malin Kundang adalah anak dari seorang janda tua bernama Mande Rubayah. 

Mereka hidup berdua dalam kemiskinan hingga akhirnya Malin Kundang memutuskan merantau untuk memperbaiki nasib. Setelah sukses dan berhasil mempersunting istri dari keluarga kaya, dia pun kembali ke kampung halaman. 

Sayang, Malin tidak jujur tentang asal usul keluarganya. Dia justru berbohong dengan mengatakan bahwa ibunya berdarah bangsawan. Sehingga ketika bertemu sang ibu di kampung, Malin pun mengingkari keberadaan sang Ibu. 

Murka dengan kelakuan Malin Kundang, Ibunya pun mengutuk Malin menjadi batu. Pesan moral yang bisa diambil dari cerita ini adalah tidak boleh durhaka kepada orang tua. 

Timun mas 

cerita rakyat 3

Cerita Timun Mas berasal dari Jawa Tengah yang mengisahkan petualangan gadis cantik. Gadis bernama Timun mas ini lahir dari sebuah timun berwarna kuning emas. Buah timun tersebut milik janda tua bernama Mbok Srini. 

Mbok Sirni yang tidak memiliki anak bermimpi bertemu dengan seorang raksasa yang berkenan mengabulkan keinginannya. Hanya saja disertai dengan syarat pada usia 16 tahun, anak itu harus diberikan pada raksasa. 

Seiring waktu, Timun mas pun beranjak remaja. Raksasa pun meminta dia untuk segera diserahkan agar bisa dimakan. Dengan bantuan Mbok Srini dan kegigihan Timun mas, si raksasa bisa dikalahkan. Dalam cerita ini bisa diambil kesimpulan bahwa kegigihan bisa mengalahkan berbagai rintangan. 

Bawang merah bawang putih

Dongeng satu ini dipercaya berasal dari provinsi Riau yang menceritakan dua kakak beradik berwajah cantik. Sang kakak bernama Bawang putih, sedang adik tirinya bernama Bawang merah. Mereka hidup bersama dengan ibu tiri. 

Bawang merah meski berwajah cantik, memiliki sifat yang buruk. Gadis itu gampang dengki, pemalas dan pemarah. Sedang Bawang putih memiliki sifat yang lemah lembut. Dia rajin bekerja, tekun, rendah hati juga berhati jujur. 

Bawang putih yang baik hati selalu ditunda oleh ibu dan adik tirinya. Namun berbekal kebaikan hati, akhirnya Bawang putih dipersunting oleh pangeran berwajah tampan. Dari cerita rakyat ini diperoleh pesan moral bahwa hati yang baik membawa keberuntungan. 

Sangkuriang 

Dongeng Sangkuriang menceritakan bidadari cantik bernama Dayang sumbi yng diberkati wajah awet muda. Sangkuriang adalah anak Dayang sumbi yang terpisah puluhan tahun lamanya. 

Begitu bertemu, Sangkuriang tidak lagi dapat mengenali sang ibu dan jatuh cinta kepadanya. Dayang sumbi pun memberi syarat yang tidak bisa dipenuhi oleh anaknya. Sehingga terjadilah legenda gunung Tangkuban perahu. Dari legenda asli Jawa Barat ini diperoleh kesimpulan bahwa kita tidak boleh bersikap sombong apalagi menuruti hawa nafsu

Ternyata ada banyak sekali pesan moral yang bisa dipetik dari cerita rakyat Indonesia. Jadi Anda dapat menikmati waktu mendongeng bersama si kecil seraya menanamkan pendidikan moral yang baik. Anda juga dapat mencari berbagai cerita lain di Wisatawan.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *