4 Jenis Tinta Tekstil Yang Dapat Digunakan Untuk Print Hijab

4 Jenis Tinta Tekstil Yang Dapat Digunakan Untuk Print Hijab

Ada empat alat dan bahan yang harus kita siapkan sebelum melakukan print hijab. Yakni desain, mesin digital printing tekstil, kain dan tinta tekstil. Sejatinya, mesin digital printing tekstil tidak hanya dapat melakukan print hijab, melainkan juga jenis fashion lainnya, seperti gamis, kaus, mukena, tunik dan lainnya.

Nah, proses printing tekstil ini, sebagaimana disebutkan di atas, membutuhkan tinta tekstil untuk mencetak motif di atas permukaan kain. Tinta tekstil yang digunakan berupa tinta khusus yang dapat diaplikasikan pada kain, termasuk kain yang digunakan untuk pembuatan hijab.

Ada empat jenis tinta tekstil yang dapat digunakan untuk print hijab. Apa saja? Simak di bawah ini!

1. Tinta Sublimasi

Penyedia jasa print hijab, pastinya, sudah tidak asing lagi dengan tinta sublimasi. Ya, tinta ini memang sangat friendly untuk pencetakan motif pada permukaan berbagai jenis kain hijab. Hasilnya tajam dan bagus serta tahan lama sekalipun dicuci berkali-kali.

Perlu diketahui, penggunaan tinta sublimasi memerlukan kertas transfer (transfer paper) sebagai media perantara motif. Setelah motif dicetak pada kertas transfer, gunakan mesin hotpress untuk mentransfer motif ke permukaan kain hijab. Selesai!

2. Tinta Reactive

Seperti kita ketahui, kain katun adalah salah satu bahan terbaik untuk pembuatan hijab printing. Ya, kain yang terbuat dari serat alami itu memiliki daya serap yang apik sehingga motif yang diinginkan dapat tercetak dengan sempurna di atas kain.

Nah, salah satu jenis tinta yang cocok untuk pencetakan motif pada kain katun adalan tinta reactive. Namun, kita perlu hati-hati dan cermat dalam menggunakan jenis tinta ini. Dengan kata lain, kita harus memerhatikan reaksi kimia yang ditimbulkan oleh tinta pada kain agar benar-benar menghasilkan motif dan warna yang sempurna.

3. Tinta Disperse

Tinta disperse memiliki ketajaman yang lebih bagus dari tinta sublimasi. Lebih dari itu, penggunaan jenis tinta ini juga lebih murah dibandingkan tinta sublimasi karena tidak membutuhkan kertas transfer.

Ya, kita dapat langsung melakukan pencetakan motif pada permukaan kain dengan menggunakan tinta disperse. Tinta ini dapat diaplikasikan pada berbagai jenis kain yang cocok untuk pembuatan hijab printing.

4. Tinta Pigment

Sama seperti tinta reactive, tinta pigment juga cocok diaplikasikan pada kain katun. Jenis tinta ini memiliki sifat tidak mudah luntur dan tahan lama. Akan tetapi, kekurangannya adalah motif yang dihasilkan cenderung lebih kusam.

Di samping itu, tinta pigment tahan terhadap sinar matahari dan tidak akan rusak sekalipun terkena bahan kimia lainnya.

Itulah empat jenis tinta tekstil yang dapat digunakan untuk print hijab. Bila Anda salah satu pebisnis print hijab, Anda dapat menjadikan keempat jenis tinta di atas sebagai referensi untuk pembuatan produk unggulan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *