Biografi Olivia Rodrigo, Menjadikan Musik sebagai Hidupnya

Biografi Olivia Rodrigo, Menjadikan Musik sebagai Hidupnya

Olivia Isabel Rodrigo lahir pada tanggal 20 Februari 2003, di Temecula, California. Dia adalah keturunan Filipina dari pihak ayahnya, dan Jerman serta Irlandia dari pihak ibunya. Rodrigo mulai mengambil kelas akting dan menyanyi pada usia enam tahun, dan mulai berakting dalam produksi teater di Sekolah Dasar Lisa J. Mails dan Sekolah Menengah Dorothy McElhinney. Dia pindah dari Murrieta ke Los Angeles ketika dia mendapatkan perannya di Bizaardvark.

Gadis usia  17 tahun, yang kini sibuk menjadi penulis lagu, aktris. Menulis musik adalah hal favorit yang disukainya di seluruh dunia. Dia telah melakukannya kapanpun dan dimanapun dia mengingat hal tersebut. Orang tua Olivia memiliki video VHS lama tentangnya yang membuat lagu-lagu konyol ketika Olivia  masih terlalu muda untuk tahu cara menulis kata-kata.

Olivia selalu suka bercerita dan penulisan lagu adalah media yang sempurna untuk menceritakan mereka dengan cara yang sangat pribadi dan rentan. Kamu mungkin pernah mendengar lagu Olivia yang berjudul “All I Want” yang dia tulis untuk High school Musical the Musical the Series, yang merupakan pertunjukan yang juga Olivia mainkan. Olivia menulis lagu itu di ruang tamunya selama minggu terakhir tahun kedua. Dan dia benar-benar sangat berterima kasih kepada produser acara yang mengizinkan dia juga selalu mengambil bagian dalam membuat musik, dia tidak memikirkan siapapun yang mendengarnya apalagi menyukainya. Curahan dukungan yang didapat lagu itu gila. Bahkan menjadi emas di beberapa negara. Bahkan hari ini, hampir setahun setelah lagu itu keluar, dia mendapat komentar dari para gadis yang bercerita tentang kesedihan mereka dan bagaimana lagu itu berhubungan dengan perjuangan mereka. Olivia Bio

Olivia tahu orang-orang menulis lagu untuk membuat pendengar mereka tidak merasa sendirian, tetapi membaca cerita dan reaksi semua orang terhadap lagu tersebut benar-benar membuatnya merasa begitu terlihat dan merasa lebih hidup. Rasanya seperti kita semua mengalami patah hati bersama. Itu adalah pengalaman yang tidak akan dia gadaikan untuk dunia. Lagu ini telah membuka banyak pintu baginya dan saat Olivia menulis ini, dia memberikan sentuhan akhir pada EP pertamanya. Mencari tahu apa yang dia ingin musiknya terdengar seperti itu sangat menantang tapi sangat menyenangkan.

Dia juga masih menulis lagu di kamarnya hampir setiap hari juga. Olivia juga telah belajar lebih banyak tentang dirinya dan penulisan lagu setiap hari, dan dia juga pikir itu sangat menyenangkan. Walaupun demikian dia merasa sangat beruntung. Dia sangat bersemangat untuk masa depan dan dia selalu merasa sangat bersyukur bisa membuat lagu dan menyebutnya berhasil.

Rodrigo menyebut Taylor Swift dan Lorde sebagai idola dan inspirasi terbesarnya. Dia menggambarkan dirinya sebagai “[penggemar Swift] terbesar di seluruh dunia”. 

Sumber: https://www.gluwee.com/olivia-rodrigo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *