Tips Cara Buat Pupuk Kompos Alami dan Mudah

Pernahkah kalian membuat pupuk kompos? Jika belum, pada ulasan kali ini akan membahas mengenai cara buat pupuk kompos yang baik dan benar. Pada dasarnya semua bahan organik secara bertahap akan mengalami pelapukan dan terurai dengan sendirinya. Hasil pelapukan bahan organik yang umum dikenal masyarakat sebagai kompos.

Pupuk Kompos termasuk jenis pupuk organik yang banyak diketahui di masyarakat umum. Kompos berasal dari pelapukan bahan organik, baik disengaja maupun tidak disengaja.

Jika dirumuskan secara lengkap, maka kompos adalah sisa-sisa bahan organik yang telah mengalami pelapukan, berubah bentuk (menjadi seperti tanah), tidak berbau, dan mengandung unsur-unsur yang dibutuhkan tanaman.

Kompos juga merupakan jenis pupuk organik yang berasal dari penguraian bahan organik yang dilakukan oleh mikroorganisme aktif (bakteri/jamur/mikroba).

Mungkin Anda sudah tahu bahwa sampah organik dan kotoran hewan di rumah Anda bisa diolah menjadi kompos alami. Bagi Anda yang hobi berkebun, kompos alami ini dapat membantu Anda menghemat biaya pemupukan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Dibandingkan dengan pupuk kimia, pupuk kompos memiliki keunggulan lebih. Kompos memiliki kualitas yang lebih tinggi dan lebih aman bagi tanaman. Tidak hanya itu, pupuk ini juga dapat meningkatkan kualitas hasil panen.

Meski rasanya malas memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk, sebenarnya membuat kompos alami sendiri di rumah tidak serumit itu lho. Tapi pertama-tama Anda harus tahu sampah mana yang bisa Anda gunakan sebagai pupuk. Simak penjelasan dan cara buat pupuk kompos di bawah ini, ya!

Baca Juga : Sampah Daun Dapat Didaur Ulang Menjadi Pupuk Kompos

Apa Saja Manfaat Pupuk Kompos?

Ada berbagai manfaat penggunaan kompos dalam budidaya tanaman. Penambahan kompos pada media tanam memiliki manfaat dan keunggulan sebagai berikut:

  1. Merupakan sumber nutrisi makro dan mikromineral yang lengkap, meskipun dalam jumlah yang relatif sedikit.
  2. Dalam jangka panjang, kompos dapat memperbaiki pH tanah masam.
  3. Mengandung humus yang diperlukan untuk meningkatkan unsur hara makro dan mikro dalam tanah
  4. Memperbaiki struktur tanah yang semula padat menjadi lebih gembur
  5. Meningkatkan daya serap air tanah
  6. Meningkatkan aktivitas mikroba tanah
  7. Menekan pertumbuhan tanaman/serangan penyakit

Bahan yang bisa dan tidak bisa dijadikan kompos

Meski bisa dibuat dari sampah rumah tangga, bukan berarti semua jenis sampah bisa dijadikan bahan pembuatan pupuk organik. Hanya pupuk yang terbuat dari jenis limbah terbaik yang bisa berkualitas tinggi.

Beberapa sampah organik yang bisa Anda ubah menjadi pupuk organik antara lain:

  • Sisa makanan dari sayuran hingga daging busuk
  • Kertas atau tisu bekas yang sudah tidak digunakan lagi
  • Daun dan rumput
  • Potongan kayu
  • Bumbu dapur yang sudah kadaluwarsa
  • Bulu Hewan
  • Debu dari balik lemari es
  • Potongan rambut
  • Sampai kotoran hewan peliharaan

Tentunya sampah jenis ini bersifat organik alias bisa didaur ulang. Pupuk organik ini dapat digunakan untuk pupuk tanaman hias, pupuk nabati, dan pupuk tanaman buah.

Ada juga beberapa sampah rumah tangga yang didaur ulang tetapi tidak dapat digunakan untuk membuat kompos. Bahan-bahan yang tidak dapat diolah menjadi pupuk organik antara lain:

  • Minyak goreng
  • Tanaman sakit
  • Kertas pembungkus bahan logam
  • Kacang walnut
  • Kotak minuman yang dilapisi logam
  • Kaca
  • Kotak kardus makanan bertekstur berminyak (seperti kotak pizza)

Cara Buat Pupuk Kompos Dari Sampah Organik Rumah Tangga

Tips Cara Buat Pupuk Kompos Alami dan Mudah

Alat dan Bahan yang Diperlukan :

  • Wadah besar dengan penutup (barel atau ember)
  • Sarung tangan
  • Sampah rumah tangga (bisa sisa makanan atau sayuran bekas)
  • Tanah
  • Air secukupnya
  • Arang sekam
  • Pupuk cair EM4 sebagai tambahan

Langkah Cara Buat Pupuk Kompos Dari Sampah Organik :

  1. Siapkan limbah rumah tangga yang akan Anda olah menjadi pupuk kompos.
  2. Pisahkan sampah organik (sisa makanan/daun) dari sampah plastik. Sampah organik ini nantinya akan dijadikan kompos.
  3. Siapkan wadah besar untuk membuat pupuk. Jangan lupa wadah harus memiliki penutup agar pupuk yang Anda buat tidak terkontaminasi.
  4. Masukkan tanah secukupnya ke dalam wadah yang berisi sampah organik. Ketebalan bisa disesuaikan dengan wadah dan jumlah sampah organik.
  5. Siram permukaan tanah menggunakan air secukupnya.
  6. Masukkan sampah organik yang telah Anda siapkan ke dalam wadah.
  7. Pastikan sampah Anda tersimpan secara merata. Sebisa mungkin tebal sampah sama dengan tebal tanah.
  8. Masukkan kembali tanah ke dalam wadah. Kali ini tanah bertindak sebagai penutup sampah.
  9. Tutup wadah rapat-rapat dan biarkan selama kurang lebih tiga minggu.
  10. Saat membuat kompos di rumah, pastikan wadah pupuk tidak terkontaminasi oleh air hujan, hewan, dan paparan sinar matahari.
  11. Jika semuanya sudah Anda lakukan, kini Anda bisa langsung menggunakan pupuk organik ini untuk bercocok tanam di rumah.

Baca Juga : Sampah Daun Dapat Didaur Ulang Menjadi Pupuk Kompos

Cara Buat Pupuk Kompos dari Kotoran Hewan

Selain sampah rumah tangga, Anda juga bisa membuat kompos dari kotoran hewan. Pupuk jenis ini lebih sering disebut dengan pupuk kandang. Cara membuatnya selengkapnya bisa kamu lihat di bawah ini.

Tips Cara Buat Pupuk Kompos Alami dan Mudah

Bahan Pembuatan Pupuk Kompos dari Kotoran Hewan :

  • Kotoran hewan (bisa kotoran sapi atau kambing)
  • Jerami yang sudah dibentuk sekitar 10 cm (sesuai selera)
  • Campuran arang sekam
  • Air bersih yang cukup
  • Dedaunan secukupnya atau gunakan serbuk gergaji
  • Bisa juga menambahkan pupuk cair EM4

Langkah Cara buat pupuk kompos dari kotoran hewan :

  1. Membuat media pengolahan pupuk yang tepat dan sesuai.
  2. Letakkan media pupuk ini di tempat yang aman dari sinar matahari langsung dan air hujan.
  3. Siapkan cairan dekomposer (buat dari campuran EM4, gula, dan air secukupnya).
  4. Selanjutnya jika kotoran hewan dan arang sekam sudah tercampur rata.
  5. Tambahkan larutan dekomposer ke kotoran hewan.
  6. Campur bahan lain seperti jerami, dedak, daun, dan serbuk gergaji (opsional).
  7. Setelah itu tambahkan lagi dekomposer cair sesuai selera.
  8. Setelah selesai, tutup rapat bahan kompos dengan jerami atau goni selama 24 jam.
  9. Pada hari berikutnya, mendistribusikan kembali campuran pupuk dan biarkan lagi selama 24 jam berikutnya.
  10. Pada hari ketiga, periksa rendemen campuran pupuk kandang. Jika masih terasa panas di tangan Anda, Anda bisa. biarkan kembali selama 24 jam berikutnya.
  11. Keesokan harinya, periksa kembali kotoran hewan untuk memastikan sudah siap untuk Anda gunakan atau tidak.
  12. Kompos kotoran hewan yang siap digunakan tidak akan terasa panas di tangan

Demikianlah ulasan lengkap mengenai cara buat pupuk kompos dari bahan organik hingga kotoran hewan. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua dan jangan lupa untuk praktekkan sendiri dirumah yaa.. Semoga berhasil! See you^^

Baca Juga : 8 Ide Contoh Daur Ulang Sampah Menjadi Kerajinan