Cara Budidaya Ikan Piranha agar Cepat Besar dan Sehat

Mungkin ketika mendengar namanya akan terpikirkan hal-hal menyeramkan sifatnya yang bisa memangsa apapun. Namun, perlu Anda ketahui, cara budidaya daya ikan piranha banyak dilakukan oleh para pembudidaya. Hal tersebut dikarenakan predator satu ini memiliki daya tarik tersendiri.

Ketahui, Cara Budidaya Ikan Piranha dengan Mudah

Pada dasarnya hewan predator satu ini memiliki banyak jenisnya dan salah satunya yang paling populer adalah piranha merah. Memiliki nama latin Pygocentrus Nattereri serta memiliki corak menarik pada bagian tubuhnya. Maka tak heran jika jenis ikan ini sering dibudidayakan. Berikut beberapa caranya.

Cara Budidaya Ikan Piranha

1. Memelihara Ikan Piranha Dalam Akuarium

Idealnya, untuk ukuran akuarium pembudidayaan ikan piranha cukup relatif atau volume airnya berkisar 240 liter dan bisa dihuni kurang lebih 4 ekor ikan piranha. Usahakan suhunya berada di 24 sampai 27 derajat celcius serta pH-nya sekitar 6,5 hingga 7,5. Jika tidak sesuai, maka akan ikan akan stres.

Jenis ikan ini sangat aktif tapi juga memiliki sifat pemalu. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk menyiapkan beberapa spot guna ikan piranha bersembunyi di dalam akuarium. Pastikan kualitas airnya selalu terjaga dan lakukankan pergantian air secara rutin atau ketika warnanya sudah mulai terlihat keruh.

2. Makanan Ikan Piranha

Ikan ini akan menjadi sangat agresif dan cepat ketika sedang memburu makanannya. Penciumannya begitu tajam terlebih jika ada darah masuk ke dalam akuarium. Saking rakusnya, jenis ikan ini akan memangsa apapun yang berada didekatnya. Jadi usahakan, memberikan makannya dengan tepat.

Menu yang bisa Anda gunakan sebagai makanan utamanya adalah udang beku, cumi, jantung, daging, kulit ular, fillet ikan dan lainnya. Jangan berikan pakan ikan yang ada di pasaran karena hal tersebut tidak cocok dan tak disukai, bahkan akan mengakibatkan saling memangsa di dalam akuarium.

3. Teman Di Dalam Akuarium

Cara budidaya ikan piranha berikutnya adalah menentukan jenis ikan lainnya yang cocok untuk dijadikan teman dalam akuarium. Anda bisa menggunakan ikan lele raphael garis atau pacu hitam guna melengkapi akuarium. Pastikan, tidak memiliki sifat temperamen agar tak saling memangsa.

Selain itu, Bristlenose serta placu umum juga bisa Anda gunakan sebagai teman ikan piranha di dalam akuarium yang cukup ideal. Hal tersebut dikarenakan, keduanya memiliki sifat lebih tenang dan cenderung berenang di bagian dasar kolam, sehingga terlindungi dari keagresifan ikan piranha.

4. Pembiakan Ikan Piranha

Biasanya, ikan piranha akan memasuki masa reproduktifnya apabila usianya sudah menginjak 18 bulan atau ukurannya telah mencapai 15 cm. Secara umum, untuk menentukan jenis kelaminnya memang sedikit agak sulit, oleh sebab itu Anda bisa membelinya secara berpasangan guna tumbuh bersama.

Ciri-ciri ikan piranha jantan yang bisa Anda ketahui yaitu dengan cara melihat warna tubuhnya lebih cerah. Selain itu, ikan jenis itu tidak begitu mempermasalahkan tingkat keasaman dan kekerasan air. Namun, harus dipastikan memiliki suhu sekitar 24-27 derajat celcius, tak boleh lebih atau kurang.

5. Kesulitan Memelihara Ikan Piranha

Mengenai makanannya tidak begitu sulit untuk didapatkan, karena ikan piranha bukanlah jenis ikan penuntut. Walaupun begitu, pembudidayaan ini sangat tidak cocok dan tidak disarankan untuk para pembudidaya pemula.

Hal tersebut dikarenakan, memelihara ikan piranha harus sangat berhati-hati karena merupakan jenis ikan jumbo serta predator natural. Selain itu, tak jarang para pembudidayanya diserang oleh ikan ini saat memberikan makan atau lainnya.

Itulah tadi pembahasan ikanesia mengenai beberapa cara budidaya ikan piranha. Seperti apa yang sudah dikatakan sebelumnya, bahwa pembudidayaan jenis ikan ini sangat tidak disarankan untuk para pemula dengan berbagai macam alasan, termasuk keamanan.