Cara Masak Mie Jawa Goreng

Cara Masak Mie Jawa Goreng Hanya dengan 5 Langkah Mudah Saja

Cara Masak Mie Jawa Goreng – Mie goreng jawa memang tidak terhindarkan kepopulerannya. Dengan rasa enak khas Jawa, nikmat dengan bumbu rempah yang berani, membuat siapapun selalu ingin menikmatinya.

Mie Jawa Goreng

Cara Masak Mie Jawa Goreng

Mencari mie goreng jawa tidaklah sulit, karena banyak dijajakan di pinggir jalan, berkeliling pakai gerobak dorong hingga restoran. Namun jika ingin menikmatinya, kita tidak harus untuk selalu membeli, karena membuat dirumah pun bisa.

Cara membuat mie goreng jawa bukanlah hal yang sulit dilakukan, ingin mencobanya? Berikut setelah promosi dibawah ini ada rekomendasi resep mie goreng jawa sederhana yang hanya 5 langkah pembuatan saja. Simak yuk!

Rekomendasi alat yang bagus buat yang suka masakan panggangan tanpa ribet, nih panggangan sosis dari rumah mesin. Selengkapnya cek link yang ada

Cara Masak Mie Jawa Goreng

Cara membuat mie goreng jawa tidaklah sulit. Berikut ini resep pembuatannya.

Bahan – Bahan :

  • 1 bungkus mie atom bulan (200 gram)
  • 2 butir telur
  • 1 potong ayam,suwir
  • 5 buah bakso,iris
  • 1 bonggol sawi,iris
  • 1 batang daun bawang,iris
  • 1/2 buah tomat,iris kecil
  • 5 siung bawang merah,haluskan
  • 5 siung bawang putih,haluskan
  • 3 buah kemiri,haluskan
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 1/2 sdt lada halus
  • 1/2 sdt kaldu bubuk
  • 1 sdt minyak wijen
  • 1 sdt saus tiram
  • 5 sdm kecap manis
  • 8 sdm minyak goreng
  • Air Untuk merebus mie

Cara Masak Mie Jawa Goreng :

  1. Pertama-tama rebus mie selama kurang lebih 3-5 menit, angkat tiriskan.
  2. Kedua campurkan mie: Ambil wadah, campur mie dengan 2 sdm kecap manis dan 2 sdm minyak goreng campur sampai rata, sisihkan.
  3. Ketiga panaskan 3 sdm minyak goreng, masukan telur, lalu orak arik, tambahkan bakso dan ayam, tumis kembali sebentar, sisihkan ke pinggir wajan, kecilkan api, tambahkan sisa minyak goreng, masukkan bumbu halus, tumis sampai agak harum ditengah wajan, lalu campur semuanya.
  4. Keempat tambahkan garam, gula, lada, kaldu bubuk, minyak wijen, saus tiram, kecap manis, aduk rata.
  5. Kelima besarkan api, masukkan mie, tomat, sayur sawi dan daun bawang. Tumis semuanya sampai matang. Lakukan tes rasa. Jika sudah pas, hidangkan.

4 Perbedaan Mie Basah dan Mie Kering

1. Proses pembuatan

Proses pembuatan mie basah dan kering sebenarnya sama, terutama saat pembuatan mie. Hal yang membedakannya adalah proses pembuatan mi. Setelah adonan menjadi mie, mie basah tersebut akan langsung dibungkus dan dijual.

Untuk mie kering akan dilakukan proses lebih lanjut yaitu dikeringkan dengan cara digoreng kemudian dikemas. Selain itu, ada tambahan pengawet agar mie bisa lebih awet.

2. Tekstur

Perbedaan mi basah dan mi kering terlihat dari tekstur mienya. Mi basah memiliki tekstur yang agak lembab karena baru diproses dan langsung dijual. Saat dimasak, mi basah lebih enak dan lebih enak.

Sedangkan mie kering adalah jenis mie yang digoreng sampai mie kering dan keras akibat proses penggorengan yang membuat mie tidak memiliki kandungan air sama sekali.

Oleh karena itu keras dan kering. Meski mie kering juga kenyal, mereka harus dimasak dengan benar. Mie kering dalam jumlah besar akan mengembang dan menjadi tidak layak saat dimakan

3. Cara Memproses

Disebut mie masah karena masih basah dan mentah, jadi sebelum diolah menjadi berbagai masakan harus direbus dengan air mendidih. Memang ada juga mie basah yang dijual dalam bentuk matang, artinya mie tersebut sudah direbus dan diberi minyak tambahan sehingga mie hanya perlu dimasak tanpa harus direbus terlebih dahulu.

Mie kering harus direbus dengan suhu yang lebih tinggi, namun prosesnya lebih mudah dan cepat, mie kering pun tidak perlu dimasak dalam air mendidih tinggal direndam saja, mie kering bisa langsung diolah.

Kekurangannya adalah jika direndam terlalu lama, mie akan mengembang. Berbeda dengan mie basah yang memang harus menunggu proses perebusan, agar kematangannya bisa disesuaikan dengan keinginan

4. Menghemat waktu

Mi basah memiliki umur simpan yang sangat singkat karena mengandung air dan telur. Selain itu, mie basah hasil produksi Baso Yen tidak menggunakan bahan pengawet sehingga tidak tahan lama.

Mi basah bertahan 2-3 hari pada suhu ruangan, disarankan 7 hari di lemari es, meski nyatanya masih aman jika disimpan selama 1 bulan. Namun, untuk memastikan produk dalam kondisi terbaik, sangat disarankan untuk tidak menyimpannya lebih dari 7 hari.

Perbedaan mie basah dan mie kering sangat terlihat juga dari waktu penyimpanan mie kering yang bisa memakan waktu bertahun-tahun. Selain bahan pengawet yang digunakan, proses memasak gorengan untuk mengurangi kadar air juga berpengaruh pada lama penyimpanan mie kering atau mie instan.

Demikianlah resep cara masak mie jawa goreng beserta tipsnya dari saya. Semoga bisa menjadi referensi bagi anda. Bilamana anda ingin mencoba resep mie jawa lainnya klik link Disini.

Baca juga : Resep Sambal Ayam Goreng