Cara Membuat Roti Sobek Panggang

Cara Membuat Roti Sobek Panggang Anti Gagal

Cara Membuat Roti Sobek Panggang merupakan makanan yang sangat enak dan proses pembuatannya sederhana dan bisa dilakukan di rumah atau di luar rumah, seperti di wisma, apartemen dan lain-lain. Di situasi saat ini khususnya, sangat cocok untuk camilan keluarga, teman-teman di rumah.

Perlu Anda ketahui bagaimana roti sobek ini tidak hanya dipanggang atau dipanggang di dalam oven, tetapi dengan berbagai cara, seperti, menggunakan teflon, tanpa ragi, tanpa diaduk dan lain-lain. Jadi walaupun tidak memiliki oven atau ragi di rumah, kamu tetap bisa melakukannya dan mendapatkan hasil yang memuaskan tanpa diaduk, lho! Jadi cocok juga untuk pemula.

Memanggang

Cara Membuat Roti Sobek Panggang

Teknologi pemanggangan adalah suatu cara mengolah suatu bahan makanan dengan menggunakan panas udara kering, tanpa api yang langsung menyala pada wadah pemasak dan tanpa bagian pemanas berada pada jarak yang cukup jauh dari makanan yang akan dimasak. Biasanya teknik memanggang dilakukan dengan tungku perapian atau oven listrik.

Berbeda dengan proses pemasakan atau pemanggangan, proses pemanggangan ini tidak menggunakan air maupun minyak sebagai media perpindahan panas.Proses pemanggangan biasanya memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan teknik memasak yang sumber panasnya terletak langsung di permukaan wadah pemasakan, seperti menumis, menggoreng atau memasak.

Saat memanggang, udara panas yang dihasilkan dalam oven perlahan-lahan memasak hidangan dari luar ke tengah bahan. Jadi jangan heran jika Anda memanggang ayam utuh dengan suhu tinggi 180 ° C, masih membutuhkan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam.

Cara Membuat Roti Sobek Panggang

Cara Membuat Roti Sobek Panggang

Bahan – Bahan :

  • tepung terigu 250 gram
  • fernipan 1 sendok makan
  • susu 150 ml
  • gula pasir 2 sampai 3 sendok makan
  • garam, secukupnya
  • telur 1 butir
  • margarin 1 sendok makan
  • kuning telur,secukupnya ( untuk olesan )
  • margarin, secukupnya

Cara Membuat :

  1. Campurkan telur dan gula halus, kocok sedikit lagi, pastikan gula di dalam  larut sampai merata. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk. Aduk hingga merata, dan uleni adonan dengan tangan atau dengan alat pengaduk.
  2. Tutup adonan pakai plastik atau kain serbet bersih. Diamkan adonan sekitar 6-8 jam. (kalau saya mendiamkan adonan dari jam 9 malam sampai subuh, jadi bisa ditinggal tidur, lebih efisien).
  3. Campurkan ragi dan air sampai membentuk pasta agar mudah tercampur dengan adonan. Masukan pasta ragi ke dalam adonan dan uleni sebentar hingga tercampur rata.
  4. Masukkan garam dan margarin. Uleni sampai margarin homogen(menyatu) dengan adonan. Diamkan adonan sekitar 40 menit.
  5. Sambil menunggu adonan di proofing, kita siapkan isian, boleh apa saja sesuai selera kalian di rumah, coklat, selai, kismis dll.
  6. Dan siapkan cetakan, olesi tipis – tipis dengan margarin dan taburkan dengan tepung terigu hingga merata agar tidak lengket.
  7. Setelah di proofing selama kurang lebih 40 menit, pipihkan adonan, dan uleni sebentar supaya udara yang di dalam adonan bisa berkurang.
  8. Bagi adonan menjadi beberapa bagian yang sama rata. (saya tidak punya timbangan, jadi saya kira – kira saja besarnya). Lalu pembulatan/bulatkan adonan. Isi dengan isian sesuai selera lalu tutup dan bulatkan lagi.
  9. Masukkan adonan yang sudah diberi isian di dalamnya. Diamkan lagi sekitar 1 sampai 2 jam atau hingga mengembang 2 sampai 3 kali lipat.
  10. Siapkan wajan yang di dalamnya diberi tatakan beserta tutup wajannya. Panaskan sekitar 3 sampai 5 menit dengan api yang sedang kecenderungan besar hingga tutup wajan terasa sudah cukup panas.
  11. Masukkan adonan yang sudah siap tadi. Kemudian pada bagian atasnya bisa kalian olesi menggunakan susu cair (susu bubuk sama beri air atau sesuai selera kalian). Jika sudah, angkat dan hidangkan.

Tips

Agar roti abon lebih mudah dan halus tanpa oven, Anda harus mengetahui beberapa tips membuat abon roti. Jadi ingatlah tips berikut untuk membuat roti abon yang lembut dan lezat:

  •  Jika Anda menguleni adonan secara manual dengan tangan, Anda bisa sesekali mengaduk adonan agar adonan kalis dan tidak lengket di wadah.
  • Setelah roti dikeluarkan dari oven, olesi kembali permukaannya dengan mentega agar mengkilat dan tidak kering.
  • Bentuk dan isian roti sobek bisa didesain sesuai selera.
  • Pipihkan sekali adonan setelah melalui proses fermentasi. Tujuannya agar pori-pori di dalam roti bisa halus.
  • Selama fermentasi roti, adonan roti kemudian harus ditutup agar bagian atas adonan roti tidak mengering. Penutup adonan bisa bermacam-macam, yaitu dengan plastik, kain kering atau kain lembab.
  • Sebelum proses fermentasi kedua, adonan roti sobek bisa diisi dengan isian yang berbeda.
  • Waktu fermentasi yang sebenarnya tidak dapat ditentukan. Hal ini dikarenakan proses fermentasi sangat bergantung pada kondisi suhu. Semakin hangat suhunya, semakin cepat proses fermentasinya.
  • Semakin dingin suhu, misalnya saat hujan, semakin lambat proses fermentasinya. Waktu proses fermentasi sangat fleksibel dan bisa berubah-ubah.

 

Itulah informasi – informasi Cara Membuat Roti Panggang yang sangat sederhana dan mudah ini. Dijamin Anda tidak akan menyesal dengan hasil membuatnya di rumah karena sudah pasti menghasilkan makanan yang enak secara alami.

Jadi jangan takut untuk belajar di rumah atau membuat roti sederhana dengan alat dan perlengkapan seadanya. Sesulit apapun rotinya, Anda bisa merasakan nikmatnya memanggangnya, tanpa oven, tanpa ragi atau tanpa pengadukan hingga halus dan dengan berbagai cara lainnya dan tentunya pasti. Banyak keberuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *