Cara Menyimpan Sayur Di kulkas

Hai apakabar semua? alhamdulillah sehat selalu harapannya. Pada artikel kali ini akan membahas tentang ” Cara Menyimpan Sayur Di Kulkas”. Seringkali menyimpan sayur di kulkas itu diremehkan bahkan disepelkan, karena semua terlihat mudah, nyatanya semua tergantung pada awetnya sayur tersebut, mau tau caranya ? Yuk simak pembahasannya dibawah in !

cara menyimpan sayur dikulkas

Cara Menyimpan Sayur Di Kulkas

Sayuran memiliki kandungan air sekitar 90%. Kandungan air yang tinggi membuat sayuran mudah busuk jika disimpan terlalu lama. Proses penguraian sayuran dimulai setelah dipanen. Aliran air yang menjadi sumber utama asupan sayuran ini otomatis terputus.
Agar sayuran tetap segar dan dalam kondisi baik, ada beberapa cara mudah menyimpan sayuran di lemari es.

  • Jaga Tingkat Kelembapan Sayuran

Seperti yang kita ketahui, sayuran mengandung 90% air. Kandungan air inilah yang perlu dijaga agar awet dan tidak busuk. Cobalah untuk menahan napas sayuran. Penahanan kadar air pada sayuran dapat dilakukan dengan cara memasukkannya ke dalam plastik yang telah dilubangi. Kemudian masukkan ke dalam lemari es.

  • Cuci Sayuran Sebelum Dimasukkan Ke Kulkas

Setelah membeli sayuran, segera cuci setiap bagian dengan air mengalir dan sabun antibakteri. Hal ini dilakukan agar bakteri tanaman mati. Hal ini karena bakteri merupakan salah satu faktor penyebab cepat busuk. Setelah dicuci, keringkan sayuran dengan kain lalu masukkan ke dalam lemari es.

  • Pisahkan Sayur dan Buah Terlebih Dahulu

Bagi yang ingin membeli sayur dan buah sekaligus, sebaiknya pisahkan keduanya saat disimpan di lemari es. Karena buah-buahan menghasilkan etilen, yang dapat mempercepat pematangan makanan lain. Tidak ada orang lain yang bisa mempercepat proses penguraian sayuran lebih cepat.

  • Sortir Sayuran Sebelum Di Simpan

Sebelum menyimpannya di lemari es, ada baiknya memesan sayuran yang Anda beli terlebih dahulu. Hapus semua warna yang menguning atau menyepuh untuk mencegah kerusakan menyebar ke area lain. Jangan lupa juga untuk memotong umbi-umbian sebelum menyimpannya.
Selalu periksa suhu lemari es untuk menyimpan sayuran dalam waktu lama. Suhu yang cocok untuk menyimpan sayuran adalah 1-4 derajat Celcius. Jika suhu lebih tinggi, bakteri mudah berkembang biak dan sayuran berbau tidak sedap.

  • Selalu Cek Suhu Kulkas

Sayuran tidak bisa disimpan lama di lemari es. Sayuran tidak disimpan di lemari es selama lebih dari tiga hari. Jika Anda ingin menyimpannya lebih dari tiga hari, Anda harus memeriksa suhu lemari es secara teratur. Jangan lupa juga untuk membuang daun yang menguning agar tidak menyebar ke bagian yang baik.

  • Periksa Kondisi Sayur Secara Berkala

Ada beberapa sayuran yang bisa disimpan di lemari es. Salah satunya adalah tomat. Karena suhu dingin justru dapat menghambat proses pematangan buah tomat. Daun kemangi, jika disimpan di lemari es karena mudah layu dan tidak segar.

Baca Juga: Cara Menyimpan Sayuran Di Kulkas Dengan Benar

  • Susun sayuran sesuai dengan jenisnya masing-masing.

Umumnya lemari es memiliki 3-4 rak. Gunakan setiap rak untuk menyimpannya sesuai dengan jenisnya masing-masing. Misalnya pada rak paling bawah untuk menyimpan sayuran berdaun hijau seperti sawi, kangkung dan bayam. Karena rak paling bawah memiliki suhu yang cenderung stabil. Dengan menyimpan sayuran berdasarkan jenisnya, Anda akan lebih mudah mengeceknya setiap hari.

  • Simpan sayuran dalam bentuk utuh.

Jika Anda ingin sayuran yang Anda beli bertahan lebih lama, simpan utuh. Jika Anda memotongnya lebih awal, sayuran akan membusuk lebih cepat. Sayuran hanya perlu dipotong dari akarnya sebelum disimpan di lemari es.

  • Pastikan kulkas bersih.

Kulkas yang bersih penting karena lebih meningkatkan kualitas sayuran. Jika lemari es kotor, kualitas sayuran tidak akan baik dan kerusakan akan lebih cepat. Jadi pastikan Anda selalu membersihkan kulkas.

Efek Samping Jika Sayur Disimpan Terlalu Lama Di Kulkas

Terkadang kita tidak mampu untuk benar-benar kehabisan makanan, apalagi jika hanya ada beberapa anggota keluarga. Oleh karena itu, makanan disimpan terlebih dahulu di lemari es dan diambil keesokan harinya atau beberapa hari kemudian.

Ketika berbicara tentang menyimpan makanan agar tidak habis, tahukah Anda bahwa ada batasan waktu untuk menyimpan makanan agar Anda tidak terkena bahaya sisa makanan? Jika Anda pernah makan sisa makanan yang sudah lama disimpan di lemari es dan tidak terasa sakit, Anda pasti senang.

Pasalnya, risiko sisa makanan yang disimpan terlalu lama, meski berada di lemari es, dapat terkontaminasi bakteri E. coli dan Listeria!

Jika jumlah bakteri menular tidak tinggi, risiko sakit lebih rendah.
Sisa makanan sudah tidak layak untuk dikonsumsi, meski disimpan di lemari es, untungnya ada tanda-tanda yang jelas.

Ada juga beberapa tanda yang bisa Anda waspadai sebelum makanan dipanaskan atau dimakan langsung, yaitu:

Kelebihan cairan atau lendir. Warna asli makanan berubah. Mereka terlihat seperti bintik-bintik hitam (ini tandanya jamur). Tekstur makanan berubah. Pada buah dan sayuran, permukaan kulitnya berkerut dan berkerut.

Ada bau yang tidak biasa, seperti bau busuk atau bau tajam dan menyengat. Saat dicicipi, rasa sisa makanan yang tidak layak konsumsi menjadi asam atau hambar. Mulai sekarang, perhatikan fitur-fitur di atas dan jangan hanya melihat tampilannya saja.

Meskipun bentuknya masih bagus, tetapi jika baunya dan berubah rasa, sebaiknya tidak dimakan lagi, dan lebih baik dibuang.

Dari artikel diatas kita tau bahwa menyimpan sayuran terlalu lama dikulkas juga tidak baik, alangkah leboh baik jikalau kita menghabiskan sayuran sekali saja namun apalah daya semua tidak akan habis dalam waktu sehari. Selamat Mencoba !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *