Serat dari Sabut Kelapa

Kerajinan Dari Serat Buah Kelapa

Haloo apakabar semua? Harapannya selalu sehat dan bahagia pastinya. Pada artikel kali ini akan membahas tentang ” Kerajinan Dari Serat Buah Kelapa “.  Kerajinan yang sering ditemukan di berbagai daerah daerah tertentu yang memiliki nilai jual yang tinggi. Mau tau ? yuk simak pembahasannya dibawah ini !

Kerajinan Dari Serat Buah Kelapa

Kerajinan Dari Serat Buah Kelapa

Daun kelapa merupakan bagian dari pelepah kelapa atau lapisan pelindung yang berupa serat kasar. Ketebalan setiap tempurung kelapa berbeda satu sama lain tergantung dari jenis kelapanya.
Umumnya, makanan kelapa yang digunakan untuk kerajinan diambil dari kelapa tua. Ini karena kelapa yang matang memiliki kelapa yang lebih tebal dan lebih kencang.  Dan ada cara yang lebih instan pastinya dengan menggunakan mesin pencacah sabut kelapa

Alasan mengapa kelapa bisa dibuat dari kelapa adalah karena kandungan kelapa dan bubuk kelapanya.
Kedua bahan ini merupakan bahan utama untuk pengolahan kelapa.

Namun sebelum kerajinan tersebut dibuat, kelapa tersebut harus melalui proses pembersihan, dan seterusnya, agar menjadi lebih baik.
Seperti yang sudah kita ketahui, banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dari kelapa.

Manfaatnya adalah sebagai berikut.

1. Bekerja sebagai pupuk organik

Perlu diketahui bahwa kelapa memiliki kandungan mineral dan nutrisi yang tinggi, sehingga sangat baik untuk pupuk.

Dengan dua kandungan penting tersebut, minyak kelapa dapat membantu pertumbuhan tanaman.
Dipercaya juga bahwa kelapa menghemat 60% air dibandingkan dengan pupuk lainnya. Ini sangat ideal untuk menanam tanaman di daerah dengan curah hujan rendah atau kekeringan.

2. Menetralisir bau biji

Pembuatan kolam ikan terkadang meninggalkan bau beton dan menghambat kehidupan ikan.Ikan yang ditempatkan di kolam sering mati dan gelisah. Di sinilah peran penting sabut dalam menghilangkan bau tak sedap.
Yang digunakan disini adalah bagian gabus daging babi dari kelapa yang sudah dipisahkan tadi.
Hal ini juga mudah digunakan; cukup campur gabus dengan daun yang mudah rusak.

Taburkan kedua bahan campuran tersebut secara merata ke dalam kolam dan diamkan selama 1-2 minggu. Air kolam yang sebelumnya jernih berubah warna menjadi hijau atau coklat.Perubahan warna pada air kolam menandakan bahwa kolam tersebut tidak berbau beton.

3. Erosi terus-menerus di tebing

Medan di tebing biasanya aus karena traksi yang buruk. Daun kelapa dapat digunakan untuk mencegah atau menahan erosi pada tebing. Dalam hal ini, kelapa terbuat dari kelapa atau lebih dikenal dengan jelatang.

Cocomesh adalah salah satu produk sabut buatan tangan, yang biasanya dibuat dalam bentuk tali fiber atau kain.  Diyakini bahwa penggunaan tanah cocomesh yang terkena erosi dapat menghijaukan kembali.

4. Pengganti kertas gosong

Penggunaan kertas sebagai media pembakaran arang diketahui sedikit kurang efektif dan boros. Berbeda dengan kelapa, yang lebih efektif untuk menyalakan api daripada untuk membakar arang.Daun kelapa dikenal karena seratnya yang mudah terbakar dan dapat menghasilkan api yang lebih baik daripada kertas.

Sedangkan untuk durasi api, sabut kelapa juga lebih baik. Penggunaannya tentu dapat mengurangi penggunaan kertas berlebih.

Di bawah ini adalah contoh dan teknik membuat kerajinan dari sabut, diantaranya sebagai berikut.

1. Myntou / tali kelapa kelapa

Tali adalah salah satu kerajinan termudah, bahkan untuk pemula. Diameter tali yang ada di pasaran juga bervariasi sesuai dengan ketebalannya. Lilitan talinya disebut tele, dan yang biasanya dililitkan dipasaran biasanya sekitar 2-3 lapis.

Ada juga yang lebih dari tiga lapis dan biasanya digunakan dalam pekerjaan berat untuk mengangkat barang. Berikut cara melakukannya:

  1. Setelah sabut diproses sesuai dengan langkah sebelumnya, serat sabut yang benar-benar kering mulai terpisah.
  2. Bersihkan sabut dari kotoran sampai benar-benar bersih.
  3. Tarik serat sabut lurus saat Anda membersihkannya.
  4. Sekarang mulailah memutar serat sampai padat dan tidak ada celah di antara mereka.
  5. Tambahkan lebih banyak serat dan haluskan untuk membuatnya lebih tebal dan lebih lama.
  6. Tahap awal di mana senar mulai terbentuk biasanya belum kuat.
  7. Lakukan loop beberapa kali hingga senar terasa cukup kuat.
  8. Sekarang buat string kedua sama dengan langkah sebelumnya dengan panjang yang sama.
  9. Setelah membuat kedua tali, bungkus kedua bagian tali menjadi kepang sampai tali benar-benar terikat.

2.  Briket sabuk kelapa yang unik

Ketika mendengar kata briket, bahan bakar pertama yang biasanya berasal dari batu bara atau kelapa adalah hal pertama yang terlintas di pikiran.

Di zaman modern, briket sudah dibuat dari sabut kelapa.
Briket merupakan salah satu kerajinan berbahan dasar sabut kelapa yang lebih ramah lingkungan dan biaya produksi yang lebih terjangkau. Ada pula mesin yang bisa memproduksi briket dari sabut kelapa

Alasan pembuatan briket adalah karena kelapa memiliki unsur karbon. Berikut langkah-langkah untuk mewujudkannya:

  1. Pertama siapkan kelapa untuk dijadikan briket. Dalam hal ini, kelapa tidak perlu diolah seperti cara umum di atas.
  2. Pindahkan batok kelapa ke drum burner. Jangan lupa untuk membuat lubang pada keranjang agar keluar asap hasil pembakaran.
  3. Masukkan tabung pendingin ke dalam drum yang berguna untuk mengembunkan asap menjadi tetesan air.
  4. Bakar kelapa hingga merata, lalu diamkan semalaman.
  5. Setelah memasukkannya ke dalam lemari es sepanjang malam, lepaskan sepenuhnya dari akarnya.
  6. Ratakan hasil kelapa tersebut hingga diperoleh campuran yang homogen, kemudian loloskan melalui saringan sebagai langkah sortasi.
  7. Pertama sisihkan hasil ayakan lalu buat lem cair dengan larutan kanji yang sudah dipanaskan.
  8. Tempatkan hasil tumbukan dalam wadah besar lalu campurkan dengan lem kanji yang sudah disiapkan tadi. Perbandingannya adalah 1 kg kelapa dan 600 cc pati gom.
  9. Campurkan kedua bahan tersebut hingga tercampur sempurna.
  10. Siapkan alat press dan tuang campuran kedua bahan tersebut ke dalamnya.
  11. Jemur briket cair di bawah sinar matahari selama sekitar satu hari sampai benar-benar kencang dan kering.
  12. Kemudian tinggal keluarkan briket dari mesin press dan briket siap digunakan.

4. Sapu serabut kelapa

Di Indonesia, sapu ijuk sudah terkenal dan menjadi salah satu peralatan rumah tangga untuk membersihkan. Jenis sabut yang digunakan untuk membuat sapu ijuk adalah sabut yang halus dan tipis.

Sapu ijuk adalah pohon kelapa sederhana yang tidak mengandung terlalu banyak modal. Yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan batok kelapa dan memesan kelapa yang halus dan tipis. Berikut langkah-langkah untuk mewujudkannya:

  1. Pertama pisahkan sabut kelapa yang keras dan halus, pilih yang halus.
  2. Setelah halus dikumpulkan, kita mulai dengan mengikatnya bersama-sama dengan panjang yang diinginkan.
  3. Kumpulkan kelapa halus dalam jumlah banyak.
  4. Sekarang masukkan batok kelapa ke badan sapu yang sudah disiapkan sebelumnya.
  5. Proses pemasangan atau penyambungan badan sapu biasanya menggunakan alat tambahan agar lebih cepat.

5. Bantal unik dari Sabut Kelapa

Umumnya bantal dan tambalan terbuat dari bahan katun atau dakron, namun kali ini sedikit berbeda. Bantal kali ini hasil pengerjaan dengan sabut kelapa, prosesnya agak ribet dan lama. Sebelum melakukan ini, siapkan terlebih dahulu alat dan bahan berikut ini:

  • pot
  • Keranjang
  • Pengaduk
  • Solusi pemutih
  • Minyak sayur
  • Bentuk bantal
  • Pecahkan gelas

Proses pembuatan bantal dari makanan hingga kelapa :

  1. Pertama kupas kulit buah kelapa, gunakan hanya sekitar 5 gram dan letakkan di gelas pecah.
  2. Lakukan langkah bleaching untuk menghilangkan warna coklat dari sabut kelapa dengan merendamnya dalam 100ml larutan pemutih. Aduk hingga berubah warna.
  3. Jika warnanya masih kental, lakukan tiga kali dalam seminggu ini untuk hasil yang lebih baik.
  4. Setelah perendaman, lanjutkan dengan proses pelunakan atau pengamplasan. Pada tahap ini, gunakan minyak sayur untuk menghaluskannya.
  5. Rendam dengan minyak sayur dengan isi 20 ml. Dianjurkan untuk menghilang dua kali minggu ini. Jika Anda ingin membuat bantal buatan tangan dengan kelapa lembut, rendam beberapa kali.
  6. Terakhir adalah tahap pengeringan guna menghilangkan sisa minyak nabati yang masih menempel pada sabut kelapa.
  7. Proses penjemuran dilakukan dengan penjemuran di bawah terik matahari selama kurang lebih 1-2 hari sampai benar-benar kering.
  8. Setelah kering, masukkan ke dalam cetakan bantal dan tekan-tekan sampai keras.
  9. Biarkan kelapa dalam cetakan bantal selama beberapa hari sampai benar-benar terbentuk.
  10. Setelah dirasa cukup, keluarkan dari cetakan dan tutup dengan kain atau sejenisnya.

Sekian dari saya terimakasih . Dari artikel diatas kita tau bahwa sabut kelapa bisa dibuat kerajinan yang beraneka ragam yang memiliki nilai jual yang tinggi pastinya. Dan harapannya artikel ini bisa menjadi motivasi kalian semua. Semangat!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *