Berikut Ini Cara Pengolahan Batok Menjadi Brikek Arang

Halo sahabat kali ini saya akan menyampaikan tentang pengolahan batok menjadi brikek arang Berikut penjelasakan mengenai seputar sabut kelapa. Simak dan jangan lupa untuk dipelajari. Selamat membaca…

Sabut Kelapa

pengolahan batok menjadi brikek arang

Serabut kelapa merupakan bahan utama untuk anda melakukan kerajinan pembuatan berbagai produk kerajinan sabut kelapa. Selain itu serabut kelapa juga merupakan hasil samping dari pohon kelapa atau limbah dari pohon kelapa.

Pada dasarnya serat dari serabut kelapa berbeda-beda sehingga ada yang masih kasar dan kental tersebut sehingga dapat diolah untuk mendapatkan serat yang lembut dengan dua cara, yaitu dengan cara tradisional (manual) dan cara modern (mekanis).

Dengan mesin ini, Anda dapat merusak kulit kelapa dalam jumlah yang lebih banyak dan lebih cepat. Produk hasil dekomposisi dibagi menjadi dua jenis, yaitu cocofiber dan cocopeat. Cocopeat adalah sabut kelapa yang berbentuk seperti pasir. Dan yang akan digunakan untuk barang ekonomi adalah serat panjang yang disebut cocofiber.

Baca juga : Jual Cocomesh Murah dan Berkualitas

Beberapa Produk Cocofiber

pengolahan batok menjadi brikek arang

Sejak zaman dahulu, para pengrajin telah memanfaatkan sabut kelapa untuk diolah menjadi barang-barang yang bermanfaat, seperti sapu lantai dan alas kaki. Namun dengan peralatan yang masih sederhana, seharusnya tidak bisa berproduksi dalam jumlah banyak, sehingga usaha yang dilakukannya tidak bisa berkembang. Dengan tersedianya mesin industri skala rumahan, peluang bisnis ini cukup menjanjikan dan prospektif. Jika lingkungan Anda merupakan sentra penghasil kelapa, maka tidak salah untuk mencoba menjadi pengusaha yang menghasilkan produk ekonomi dari pengolahan kelapa.

Cara Pengolahan Batok Menjadi Brikek Arang

Salah satu cara menghasilkan uang dari batok kelapa adalah dengan mengolahnya menjadi arang atau kerang. Briket sabut kelapa merupakan bahan bakar yang praktis untuk kegiatan membakar anda.

Biasanya proses ini memakan waktu sekitar 6-8 jam, dan setelah bahan tempurung kelapa menjadi hitam menjadi arang, proses pembakaran dihentikan kemudian dijemur sebelum dikemas dalam plastik atau karung.

Sedangkan untuk membuat briket, arang yang sudah jadi dihancurkan dan diayak sehingga bisa dibentuk menjadi lingkaran atau persegi. Bahan lain yang dibutuhkan adalah perekat (pati) dan air.

Alasan pembuatan briket karena sabut kelapa mengandung unsur karbon. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan:

  • Pertama, siapkan kelapa untuk dijadikan briket. Kali ini kalau hujan, kelapa tidak perlu diolah seperti tar biasa di atas.
  • Pindahkan tempurung kelapa ke kompor drum. Jangan lupa untuk melubangi drum agar asap tidak keluar.
  • Tambahkan tabung pendingin ke drum yang berguna dalam proses kondensasi secepat air.
  • Bakar kelapa hingga merata, lalu diamkan semalaman.
  • Setelah liburan yang menyenangkan, ambil semua mash-up.
  • Tumbuk kelapa sangrai hingga halus lalu saring sebagai langkah penyortiran.
  • Kemudian, sisihkan hasil saringan, lalu siapkan lem cair dengan larutan kanji yang sudah dipanaskan.
  • Masukkan mash ke dalam mangkuk besar, lalu campur dengan lem kanji yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Campur kedua bahan tersebut hingga tercampur semua.
  • Siapkan papan untuk dicetak, lalu hasil kedua bahan tersebut terlebih dahulu.
  • Jemur briket cair di bawah sinar matahari selama kurang lebih satu hari sampai kental dan kering.
  • Kemudian keluarkan briket dari mesin cetak dan briket sudah siap.

Baca juga : Berikut Beberapa Kegunaan Minyak Esensial Terbaru!!!

 

Sekian dari saya kurang lebih nya mohon maaf. Semoga artikel yang saya buat tentang pengolahan batok menjadi brikek arang bisa menjadi referensi untuk anda. Selamat untuk mencoba.

Terima kasih:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *