Pentingnya Menjaga Saluran Air Tetap Bersih

Kebersihan adalah salah satu hal yang mesti dimiliki oleh semua bangunan, juga hunian pribadi. Spot yang seringkali terabaikan adalah saluran air karena posisinya yang berada di sudut atau apalagi luar rumah. Padahal kebersihan saluran air d  ini bisa pengaruhi kebugaran para penghuni dan memperlancar aliran air terhadap sementara musim hujan tiba.

Bayangkan jika saluran air di rumahmu kotor: nyamuk dapat bersarang dan berkembang biak di sana, saluran air menjadi tersumbat sampah, bau tidak sedap pun dapat timbul, kuman penyakit pun bertebaran. Tidak senang hal ini menimpa keluargamu, kan? Kalau begitu saat ini saatnya untuk mulai melindungi kebersihan saluran air bersama dengan langkah tersebut ini!

 

1. Tidak melenyapkan sampah ke saluran air

Cara yang paling utama dan paling ringan adalah tidak melenyapkan sampah apa pun ke saluran air. Pergunakanlah saluran air sebagaimana seharusnya yakni menjadi jalur pembuangan air dan bersih berasal dari benda asing tak hanya air itu sendiri. Sayangnya langkah yang paling ringan ini paling kerap diabaikan oleh masyarakat.

Beberapa orang malas mempunyai sampahnya sendiri ke tempat sampah, jadi sembarang melenyapkan sampah rumah tangga tersebut ke saluran air yang ditemuinya. Meski saluran air nampak kotor atau lumutan, bukan bermakna tempat ini adalah tempat sampah. Kalau sampah udah menumpuk, pasti saluran air tersumbat dan berpotensi menimbulkan banjir.

 

2. Memasang jeruji di atas saluran air

Bagaimana jika penghuni rumah udah telaten untuk tidak buang sampah ke saluran air, tapi orang asing jadi seenaknya melenyapkan sampah? Salah satu langkah yang bisa dilaksanakan adalah bersama dengan menempatkan jeruji berlubang kecil-kecil di atas saluran air water meter BR. Dengan demikian, sampah yang dibuang sembarangan oleh orang tidak bertanggung jawab dapat tertahan dan bisa disapu bersama dengan mudah. Kamu pun tidak mesti mengawasi saluran air terus-menerus.

 

3. Pisahkan limbah kimia berasal dari saluran air

Kegiatan rumah tangga seringkali membuahkan limbah kimia. Misalnya saja air bekas cucian yang mempunyai kandungan sabun, zat pemutih, dan sebagainya. Memang sih bentuknya sama-sama air, tapi zat kimia yang terkandung di dalamnya dapat pengaruhi ekosistem sekitar. Terlebih kembali jika saluran air hunianmu mengalir menuju sungai. Sebaiknya netralkan dulu limbah kimia tersebut sebelum akan membuangnya ke saluran air.

 

4. Rutin bersihkan saluran air berasal dari kotoran

Meski udah menghindar saluran air tercemar sampah berasal dari manusia, tetap saja kamu mesti rutin membersihkannya. Hal ini karena sampah daun atau ranting bisa menyelip masuk lantas menghindar aliran air. Begitu pula bersama dengan endapan lumpur yang menimbulkan bau dan pendangkalan saluran air. Setidaknya melaksanakan pembersihan ini tiap-tiap 2 atau 3 bulan sekali. Bila mesti cek juga suasana saluran air tersebut, siapa sadar tersedia retak.

 

5. Alirkan air hujan ke tempat berpori, bukan ke saluran air

Saat hujan turun, air yang jatuh ke tempat atap dapat ditampung di talang air. Sebagian pemilik hunian dapat mengarahkan talang air tersebut ke jalanan beraspal atau ke saluran air. Hal ini dapat membuat efek banjir meningkat karena air terkumpul di satu tempat.

Sebaiknya, alirkan air hujan tersebut ke tempat yang berpori. Misalnya taman atau jalanan bersama dengan paving block. Dengan demikian air hujan dapat terserap ke di dalam tanah, tidak tergenang di dalam sementara lama, dan bisa memperbaharui air tanah yang nantinya dapat kamu mengfungsikan juga.

Yuk, mulai bersihkan saluran air saat ini juga! Bila mesti ajak tetangga lebih kurang supaya lingkunganmu tambah bersih, sehat, dan bebas berasal dari banjir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *